Ribuan Pelayat Hadiri Pemakaman H. Nadalsyah di Islamic Centre
MUARA TEWEH – Ribuan pelayat memadati kawasan Islamic Centre Kota Muara Teweh untuk mengantarkan jenazah almarhum H. Nadalsyah atau yang akrab disapa Koyem ke tempat peristirahatan terakhir, Rabu (7/10/2026).
Sebelum prosesi pemakaman, terlebih dahulu dilaksanakan upacara pelepasan jenazah di rumah duka di Jalan Semoga Indah, Muara Teweh. Upacara tersebut dipimpin Komandan Upacara Iman Topik yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara.
Sejumlah pejabat daerah tampak hadir dalam prosesi pelepasan tersebut, di antaranya Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edi Pratowo, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y. Tingan, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Barito Utara.
Prosesi pelepasan dilakukan dengan penyerahan jenazah dari pihak keluarga kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara. Setelah upacara selesai, jenazah kemudian diantarkan secara bersama-sama menuju Islamic Centre Kota Muara Teweh untuk dimakamkan.
Suasana haru dan duka menyelimuti sepanjang prosesi. Ribuan masyarakat dari berbagai kalangan turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum yang pernah memimpin Kabupaten Barito Utara selama dua periode.
Tidak hanya pejabat dari Barito Utara, sejumlah kepala daerah dan tokoh penting dari kabupaten lain di Kalimantan Tengah juga hadir. Di antaranya Bupati Murung Raya Herius Midel Yoesf, Bupati Kapuas Wiyatno, serta mantan Bupati Kotawaringin Timur H. Supian Hadi dan Ferdi M. Yosef,serta anggota DPR RI Fraksi Demokrat Bambang Purwanto.
Kehadiran para pejabat, tokoh masyarakat, keluarga, sahabat dan ribuan warga tersebut menjadi bentuk penghormatan terakhir kepada H. Nadalsyah yang telah memberikan pengabdian bagi Kabupaten Barito Utara.
Almarhum H. Nadalsyah dikenal sebagai Bupati Barito Utara periode 2013–2018 dan 2018–2023. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Barito Utara dan jajaran pemerintahan daerah.
Ribuan pelayat kemudian mengikuti prosesi pemakaman hingga selesai, seraya memanjatkan doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta seluruh amal ibadahnya diterima dan dosa-dosanya diampuni.
Jika ingin, saya juga bisa membuatkan versi berita yang lebih tajam dan menyentuh dengan gaya jurnalistik media lokal, termasuk menonjolkan suasana ribuan warga saat pemakaman.
Posting Komentar