Wagub Kalteng Ingatkan Kemarau Panjang, Warga Diminta Waspada Karhutla
MUARA TEWEH — Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edi Pratowo, mengingatkan masyarakat Kabupaten Barito Utara untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau panjang yang diperkirakan masih berlangsung hingga awal 2027.
Pesan tersebut disampaikan saat kunjungan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah ke Kabupaten Barito Utara dalam rangka silaturahmi,Senin (21/8/2026)
Sekaligus melihat langsung kondisi masyarakat di tengah kemarau dan meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Menurutnya, keberadaan pemerintah provinsi tidak terlepas dari tanggung jawab pemerintah kabupaten dalam menangani berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Termasuk ketika terjadi Karhutla, kabut asap maupun kesulitan mendapatkan air bersih.
“Kalau Barito Utara misalnya di tengah-tengah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, kabut asap, masyarakatnya mengalami kesulitan, itu bukan hanya kewajiban Pak Bupati dan Wakil Bupati, tetapi juga gubernur dan wakil gubernur. Karena kita satu kesatuan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kondisi kemarau tahun ini perlu mendapat perhatian serius karena dipengaruhi fenomena El Nino yang menyebabkan kondisi lebih kering dan meningkatkan potensi kebakaran.
Berdasarkan informasi BMKG yang diterimanya, kondisi panas dan kemarau diperkirakan masih akan berlangsung hingga Januari 2027.
“Jangankan api, puntung rokok saja bisa mengakibatkan kebakaran. Makanya kita lihat di sepanjang jalan yang kita lewati banyak terjadi kebakaran,” katanya.
Wagub juga mengingatkan masyarakat agar tidak hanya mewaspadai kebakaran hutan dan lahan, tetapi juga potensi kebakaran di lingkungan permukiman.
Masyarakat diminta memastikan kompor, listrik dan berbagai peralatan rumah tangga dalam kondisi aman, terutama saat hendak meninggalkan rumah atau beristirahat.
“Kalau mau tidur, listrik juga harus diperhatikan. Siapa tahu akibat panas, kabel-kabel yang sudah lama juga panas. Jadi harus betul-betul diperhatikan,” pesannya.
Posting Komentar