Proyek Pelebaran Jalan dan Water Front City Lanjas Telan Anggaran Rp48,55 Miliar



MUARA TEWEH - Pemerintah Kabupaten Barito Utara tengah melaksanakan proyek pelebaran jalan dan pembangunan Water Front City yang berlokasi di RT 04, 05, dan 06 Kelurahan Lanjas, Kecamatan Teweh Tengah.

Infrastruktur modern ini diperkirakan menelan anggaran yang cukup besar. Berdasarkan data teknis, total dana yang dialokasikan untuk menyukseskan megaproyek tersebut mencapai kurang lebih Rp48.550.000.000.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Barito Utara, Junaidi, memberikan pembaruan terkait progres pengerjaan tersebut pada Rabu (1/7/2026). Ia menjelaskan bahwa proyek ini telah melewati sejumlah tahapan krusial, termasuk dalam hal pengadaan lahan.

Junaidi mengatakan, pembangunan tahap pertama dimana lahan yang sudah dibebaskan sepanjang 610 meter.
Meskipun lahan yang dibebaskan sudah cukup panjang, realisasi fisik pada tahun ini disesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang ada. 

Untuk tahun anggaran 2026 ini dengan dana yang ada hanya sepanjang 375 yang terdiri dari pelebaran jalan, dinding penahan tanah dan water front city.

Sedangkan sisanya tahun 2027. Ditargetkan sisa area tersebut akan rampung seluruhnya pada periode berikutnya.

Pihak dinas terkait juga memastikan bahwa kelanjutan sisa proyek akan tetap menjadi prioritas utama pada kalender anggaran berikutnya. Langkah ini diambil guna menjamin kesinambungan pembangunan infrastruktur di kawasan Barito Utara. 

Penataan kawasan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas tata kota sekaligus memperkuat daya tarik wilayah setempat.

"Sisanya kita kerjakan pada tahun 2027 di lanjas dan karang jawa,"kata Junaidi.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menyelesaikan proyek penataan kawasan pemukiman ini secara bertahap hingga tuntas guna memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar.

Melalui realisasi proyek strategis ini, wajah Kelurahan Lanjas dan sekitarnya diproyeksikan akan mengalami perubahan signifikan ke arah yang lebih tertata dan modern. Keberadaan Water Front City tersebut diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur pengendali lingkungan, melainkan juga menjadi ikon baru kebanggaan warga Barito Utara.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال