Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Taufik Nugraha, mengimbau seluruh lapisan masyarakat di wilayah setempat untuk lebih memperketat penerapan pola hidup bersih dan sehat. Langkah antisipatif ini diserukan guna mencegah sekaligus meminimalisasi potensi penyebaran penyakit tuberkulosis (TBC) di tingkat keluarga. Imbauan penting tersebut disampaikan langsung di Muara Teweh pada Sabtu (9/5/2026), menyusul laporan mengenai tren kenaikan kasus TBC yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia akhir-akhir ini.
H. Taufik Nugraha menekankan bahwa tingkat kepedulian warga terhadap kebersihan sanitasi lingkungan tempat tinggal dan penerapan perilaku hidup sehat merupakan benteng pertahanan utama dalam menangkal penularan penyakit. Penyakit yang menyerang saluran pernapasan ini dinilai sangat rentan meluas pada kawasan pemukiman yang memiliki sirkulasi udara buruk serta tingkat kebersihan yang rendah. Terkait upaya preventif ini, beliau menyatakan, “Kami mengambau masyarakat Kabupaten Barito Utara agar selalu menjaga kesehatan, menjaga kebersihan lingkungan, serta menerapkan pola hidup sehat agar tidak mudah terpapar penyakit TBC,”.
Lebih lanjut, legislator dari partai berlambang banteng moncong putih ini menerangkan bahwa karakteristik penularan kuman TBC tergolong sangat cepat dan masif jika kondisi imunitas tubuh masyarakat sedang menurun. Selain menjaga imunitas tubuh, dirinya juga meminta warga untuk tanggap terhadap kondisi kesehatan masing-masing dan tidak meremehkan gangguan kesehatan yang muncul. Masyarakat diminta untuk segera mendatangi pusat layanan kesehatan terdekat apabila merasakan indikasi gejala klinis yang merujuk pada penyakit paru-paru tersebut.
Kecepatan dalam melakukan pemeriksaan medis dipercaya dapat memutus rantai penularan di lingkungan keluarga maupun tetangga sekitar dengan lebih efektif. Penanganan medis yang terlambat dikhawatirkan dapat memperparah kondisi pasien sekaligus memperluas sebaran bakteri di ruang publik. Mengenai pentingnya tindakan respons cepat dari masyarakat tersebut, H. Taufik Nugraha kembali menegaskan, “Deteksi dini sangat penting agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan penyebaran penyakit dapat dicegah,”.
Di samping kesadaran dari pihak masyarakat, H. Taufik Nugraha mendorong Dinas Kesehatan dan seluruh jajaran puskesmas di Barito Utara untuk menggencarkan program sosialisasi serta edukasi secara berkala. Pemetaan wilayah rawan serta penyediaan obat-obatan yang memadai di pos-pos pelayanan kesehatan desa juga harus menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Penanggulangan penyakit menular ini dinilai tidak akan berjalan optimal tanpa adanya kolaborasi yang terintegrasi antara pembuat kebijakan, tenaga medis, dan partisipasi aktif warga.
Menutup pernyataannya, ia berharap komitmen bersama ini dapat menjaga stabilitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Barito Utara dan mencegah terjadinya lonjakan kasus lokal yang signifikan. Pihak legislatif berjanji akan terus mengawal kebijakan penguatan sektor kesehatan dasar agar dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. “Dengan kepedulian bersama dan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan, kita berharap penyebaran TBC dapat ditekan,” pungkasnya.
