Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Nurul Anwar, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah penguatan sinergi lintas sektor dalam memperluas akses keuangan daerah. Dukungan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Semester I dan Coaching Clinic Triwulan I Tahun 2026 di Aula Setda Lantai I, Selasa (14/4/2026). Legislator ini menilai forum tersebut sangat penting dalam menciptakan sistem keuangan yang inklusif dan merata bagi seluruh masyarakat.
Menurut H. Nurul Anwar, koordinasi yang solid antar-pemangku kepentingan di tingkat daerah menjadi kunci utama untuk membuka peluang ekonomi baru. Ia menegaskan pentingnya kehadiran lembaga keuangan yang mampu menyentuh sektor-sektor produktif di masyarakat bawah agar pertumbuhan ekonomi kian merata. “Rakor TPAKD ini sangat strategis, karena menjadi wadah koordinasi antar pemangku kepentingan dalam mendorong akses keuangan yang lebih luas, khususnya bagi masyarakat dan pelaku usaha kecil,” ujar H. Nurul Anwar.
Lebih lanjut, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menekankan bahwa program peningkatan akses keuangan tidak dapat berjalan sendiri tanpa adanya kolaborasi. Sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, lembaga jasa keuangan, dan masyarakat harus terus dipelihara agar program kerja berjalan tepat sasaran. Ia juga mengingatkan pentingnya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program terdahulu agar kebijakan yang diambil ke depan bisa memberikan dampak yang lebih nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Melalui pertemuan koordinasi tersebut, dirinya berharap lahir terobosan baru yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh pelaku usaha di daerah. Inovasi program yang ramah terhadap sektor informal dinilai sangat mendesak untuk segera diimplementasikan guna mendongkrak kesejahteraan di tingkat tapak. “Kita berharap melalui forum ini, ada langkah-langkah konkret yang dihasilkan, termasuk inovasi program yang mampu menjangkau pelaku UMKM, petani, hingga masyarakat di wilayah terpencil,” tambahnya.
Apresiasi juga diberikan atas pelaksanaan coaching clinic yang bertujuan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dalam merencanakan program kerja TPAKD. Langkah ini sejalan dengan arahan Bupati Barito Utara H. Shalahuddin yang disampaikan melalui Asisten II Setda Barito Utara, Bahrum Poderlin Girsang. Dalam kesempatan tersebut, pihak eksekutif menekankan bahwa TPAKD merupakan instrumen penting untuk memacu pertumbuhan ekonomi melalui layanan keuangan yang berkelanjutan.
Nurul Anwar berharap jalinan kemitraan strategis yang telah terbentuk ini dapat terus ditingkatkan demi mengakselerasi pemulihan ekonomi di Barito Utara. Pihak legislatif berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan ini agar akses perbankan dan lembaga keuangan lainnya semakin terbuka lebar. Sebagai penutup, ia menegaskan optimismenya terhadap masa depan ekonomi daerah: “Dengan kolaborasi yang kuat, saya optimistis akses keuangan di daerah akan semakin terbuka dan mampu memperkuat ekonomi masyarakat secara menyeluruh,” pungkasnya.
