Cegah Konflik Sosial, DPRD Barito Utara Dorong Konsolidasi Lintas Sektor



MUARA TEWEH – Sektor legislatif Kabupaten Barito Utara terus memberikan perhatian serius terhadap upaya pencegahan konflik sosial demi menjaga stabilitas daerah. Anggota DPRD Barito Utara, Ardianto, menegaskan bahwa konsolidasi lintas sektor merupakan langkah strategis yang sangat krusial dalam mengantisipasi potensi kerawanan di tengah masyarakat. Sinergitas ini diharapkan mampu mendeteksi dan meredam riak-riak sosial sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

Langkah proaktif yang telah diinisiasi oleh pemerintah daerah melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dinilai perlu mendapatkan penguatan lebih lanjut. Menurut Ardianto, deteksi dini ini tidak akan berjalan optimal tanpa adanya kolaborasi yang kokoh antara jajaran pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat. Kerja sama kolektif menjadi kunci utama dalam memelihara ketertiban umum secara berkelanjutan.

Terkait hal tersebut, legislator yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi II DPRD Barito Utara ini menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak secara aktif. “Pencegahan konflik sosial harus dilakukan secara bersama-sama. Konsolidasi lintas sektor sangat penting agar potensi kerawanan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar,” ujar Ardianto di Muara Teweh, Sabtu (11/4/2026).

Dalam menghadapi kemajemukan masyarakat di Barito Utara, pendekatan persuasif yang mengutamakan musyawarah dinilai sebagai solusi paling humanis dan efektif. Dialog terbuka dengan melibatkan para tokoh adat, tokoh agama, serta elemen pemuda diyakini mampu meredam ketegangan secara cepat. “Kita harus mengedepankan dialog dalam menyelesaikan setiap persoalan. Peran tokoh masyarakat sangat penting untuk menjaga situasi tetap kondusif,” katanya.

Politisi Partai Demokrat ini juga menggarisbawahi bahwa tindakan preventif jauh lebih berharga dan efisien dibandingkan melakukan penanganan saat benturan sosial sudah terlanjur meluas. Kesadaran kolektif dari seluruh lapisan warga sangat dibutuhkan untuk menjaga keharmonisan dan mempererat tenggang rasa di kehidupan sehari-hari. “Lebih baik kita mencegah sejak dini daripada menangani saat konflik sudah meluas. Ini membutuhkan kesadaran dan tanggung jawab bersama,” tegasnya, seraya menambahkan, “Kita harus terus memelihara kebersamaan dan memperkuat toleransi agar potensi konflik bisa diminimalisir,”.

Ke depan, DPRD Barito Utara berkomitmen untuk terus mengawal dan mendorong peningkatan koordinasi antarinstansi dalam merumuskan program pencegahan konflik sosial yang berkelanjutan. Melalui sinergi yang solid antara pemerintah daerah, parlemen, aparat penegak hukum, dan masyarakat, stabilitas keamanan di daerah diharapkan tetap terjaga dengan aman dan kondusif.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال