Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Jiham Nur, menyatakan apresiasi mendalam atas dimulainya tahap awal pemasangan jaringan listrik di sejumlah desa di Kecamatan Teweh Timur. Langkah konkret berupa pemancangan tiang listrik pertama ini dilaksanakan pada Rabu (14/1/2026) di wilayah Desa Benangin I, Desa Benangin II, Desa Benangin III, serta Desa Sampirang II.
Apresiasi tersebut diungkapkan Jiham Nur pada Kamis (16/1/2026) sebagai bentuk pengakuan atas komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara, PLN, dan masyarakat. Menurutnya, pemerataan akses kelistrikan di wilayah pedesaan merupakan prioritas yang selama ini sangat dinantikan oleh warga guna menunjang aktivitas keseharian dan pembangunan daerah.
“Pemancangan tiang listrik ini merupakan langkah strategis dan sangat dinantikan masyarakat. Listrik bukan hanya soal penerangan, tetapi juga menjadi penggerak utama peningkatan kualitas hidup, ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan di desa,” ujar Jiham Nur memberikan penekanan pada nilai kemanfaatan program tersebut.
Politisi ini meyakini bahwa kehadiran energi listrik di desa-desa pelosok akan membuka peluang besar bagi masyarakat untuk menjadi lebih produktif dan mandiri secara ekonomi. Ia juga menyoroti kuatnya semangat gotong royong warga Teweh Timur dalam membantu pelaksanaan program ini sebagai cerminan sinergi positif antara pemerintah, penyedia layanan, dan rakyat.
“Kami di DPRD tentu sangat mendukung program ini. Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat Teweh Timur patut diapresiasi dan menjadi contoh bahwa pembangunan akan berjalan lebih cepat apabila dilakukan bersama-sama,” tegasnya. Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada jajaran pimpinan daerah dan PLN UP2K Kalimantan Tengah atas realisasi program tersebut.
Sebagai penutup, Jiham Nur menegaskan komitmen legislatif untuk terus mengawal kebijakan infrastruktur dasar agar menjangkau seluruh pelosok Barito Utara tanpa terkecuali. “DPRD Barito Utara akan terus mendorong dan mengawal program pemerataan infrastruktur dasar, termasuk kelistrikan, agar seluruh masyarakat di pelosok daerah dapat merasakan manfaat pembangunan secara adil dan berkelanjutan,” pungkasnya.
